Loading...
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

New Normal at School

June 21, 2020 Add Comment
Protokol Kesehatan Umum Sekolah
  1. Skrining kesehatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa untuk memastikan kondisi kesehatannya tidak berpotensi untuk menularkan atau tertular Covid-19
  2. Skrining zona lokasi tempat tinggal guru, tenaga kependidikan dan siswa untuk memastikan tempat tinggalnya bukan merupakan episentrum penularan Covid-19
  3. Menyiapkan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid- 19
  4. Menyiapkan media sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 untuk warga sekolah
  5. Pengaturan siswa belajar di sekolah dan belajar dari rumah secara bergantian untuk menghindari kerumunan
  6. Pengaturan jarak dengan prinsip social distancing dan physical distancing
  7. Koordinasi intensif dengan fasilitas kesehatan terdekat
  8. Mengajak warga sekolah untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat
  9. Mengajak warga sekolah untuk senantiasa berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa.
Protokol Kesehatan Sarana dan Prasarana Sekolah
  1. Sosialisasi pencegahan covid-19 melalui spanduk/x-banner yang dipasang di depan sekolah dan tempat-tempat umum di lingkungan sekolah
  2. Menyediakan alat pengukur suhu (thermo gun) untuk melakukan proses skrining kesehatan sebelum memasuki lingkungan sekolah
  3. Menyediakan wastafel/tempat cuci tangan, lengkap dengan sabun di depan ruang kelas masing-masing dan di tempat-tempat strategis lainnya sesuai kebutuhan
  4. Menyediakan disinfektan untuk membersihkan sarana sekolah, laboratorium, ruang ibadah secara periodic
  5. Menyediakan masker cadangan (untuk pengganti bagi seluruh warga sekolah yang membutuhkan)
  6. Optimalisasi fungsi UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) beserta perlengkapannya
  7. Mengatur jarak bangku didalam kelas, dengan jarak minimal 1 meter antara siswa
  8. Meniadakan peralatan ibadah yang digunakan secara umum/bersama
  9. Melakukan penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasarana sekolah setelah penggunaan bersama.
Protokol Kesehatan Berangkat dari Rumah Menuju ke Sekolah
  1. Sebelum berangkat ke sekolah, orang tua memastikan bahwa siswa dalam kondisi sehat (suhu badan normal, tidak batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain) *Hal ini berlaku pula bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.
  2. Membawa bekal makanan dan minuman dari rumah
  3. Pakaian yang dikenakan dalam kondisi bersih
  4. Menggunakan Masker
  5. Jika menggunakan kendaraan umum/antar jemput roda 4, tetap menerapkan prinsip jaga jarak, dan tidak menggunakan kendaraan umum roda 2 (ojek)
  6. Jika menggunakan roda 2 milik pribadi atau keluarga dan berboncengan harus dalam satu keluarga (satu Kartu Keluarga)
  7. Dari rumah langsung menuju ke sekolah (tidak mampir-mampir)
  8. Sampai di Sekolah dilaksanakan pemeriksaan oleh pihak sekolah mulai suhu tubuh, kelengkapan masker dan dilanjutkan dengan cuci tangan atau pemakaian hand sanitizer
  9. Pengantar dan Penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar sekolah, serta dilarang menunggu atau berkerumun selama mengantar atau menjemput
Protokol Kesehatan Untuk Siswa Selama di Sekolah
  1. Selalu mengenakan masker
  2. Selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan tidak saling bersentuhan
  3. Membiasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah memegang sesuatu
  4. Melaporkan kepada guru/tenaga kependidikan jika merasa sakit atau tidak enak badan
  5. Mengurangi aktivitas di luar kegiatan pembelajaran dan pembelajaran di luar kelas
  6. Menghindari aktifitas olah raga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung
  7. Makan dan minum bekal sendiri dan dilakukan di kelas masing-masing
  8. Pelaksaaan kegiatan ibadah dilaksanakan di tempat ibadah sekolah secara bergantian dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri
  9. Selama jam istirahat siswa tetap berada di dalam kelas
Protokol Kesehatan Untuk Guru dan Tenaga Kependidikan Selama di Sekolah
  1. Selalu mengenakan masker
  2. Selalu menjaga jarak, tidak berkerumun dan tidak saling bersentuhan
  3. Membiasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah memegang sesuatu
  4. Melaporkan kepada Kepala Sekolah jika merasa sakit atau tidak enak badan
  5. Mengurangi aktivitas di luar kegiatan pembelajaran dan pembelajaran di luar kelas/di luar kantor
  6. Menghindari aktifitas olah raga yang melibatkan kontak fisik dengan orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung
  7. Makan dan minum bekal sendiri dan dilakukan di ruang masing-masing
  8. Pelaksaaan kegiatan ibadah dilaksanakan di tempat ibadah sekolah secara bergantian dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri
  9. Selama jam istirahat tetap berada di dalam kelas atau ruang kerja masing-masing
  10. Selama mengajar di kelas guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile (tidak berkeliling kelas/mendekati siswa)
  11. Tidak memberikan tugas yang bahan/kertasnya berasal dari guru, siswa menggunakan bahan/kertas kerja milik sendiri
Protokol Kesehatan Pulang dari Sekolah Menuju ke Rumah
  1. Selesai jam sekolah, siswa langsung meninggalkan sekolah dan pulang ke rumah masing-masing (tidak mampir-mampir)
  2. Mengenakan masker
  3. Jika menggunakan kendaraan umum/antar jemput roda 4, tetap menerapkan prinsip jaga jarak dan tidak menggunakan kendaraan umum roda 2 (ojek)
  4. Jika menggunakan roda 2 milik pribadi atau keluarga dan berboncengan harus dalam satu keluarga (satu Kartu Keluarga)
  5. Sampai di rumah langsung ganti pakaian dan mandi dengan menggunakan air hangat/air mengalir dan sabun
  6. Tidak berkumpul atau melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga sebelum mandi



source : anak-aman-jika-sekolah-lagi-di-masa-new-normal

Laboratorium Komputer Sekolah

May 06, 2020 Add Comment

LABORATORIUM KOMPUTER SEKOLAH


A. Pendahuluan
Perkembangan teknologi yang memungkinkan untuk memperoleh informasi yang banyak dan cepat serta mudah dari berbagai belahan dunia. Karena itu diperlukan kemampuan cara mendapatkan, memilih dan mengelola produk teknologi informasi secara mudah diterapkan pada peserta didik.

Seperti diketahui bersama, bahwa mata pelajaran TIK tidak lagi sebagai mata pelajaran dalam struktur kurikulum 2013, baik untuk jenjang SMP-SMA, maupun SD. Beberapa alasan mengapa TIK hilang dari Kurikulum 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) diantaranya (kusumah, 2014): (1). Anak TK dan SD saja sudah bisa internetan. (2). TIK bisa integratif (terintegrasi) dengan mata pelajaran lain. (3). Pembelajaran sudah seharusnya berbasis TIK (alat bantu guru dalam mengajar), bukan TIK sebagai mata pelajaran khusus yang harus diajarkan. (4). Jika TIK masuk struktur kurikulum nasional maka pemerintah berkewajiban menyediakan Laboratorium Komputer untuk seluruh sekolah di Indonesia, dan pemerintah tidak sanggup untuk mengadakannya (5). Banyak sekolah yang belum teraliri LISTRIK, jadi TIK tidak akan bisa diajarkan juga disekolah.

Dihapusnya mata pelajaran TIK dari struktur kurikulum 2013 akan berdampak kepada penjajahan dalam penggunaan software komputer bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Pada fakta singkat (kronologi) yang dimulai dengan masuknya TIK sebagai mata pelajaran wajib di kurikulum 2004 (KBK) dan kurikulum 2006 (KTSP), Deklarasi IGOS dan Perkembangannya.Teknologi Informasi dan Komunikasi di dalam kurikulum sekolah, akan membantu siswa untuk belajar teknologi informasi dan teknologi komunikasi, dan menggunakan segala potensi yang ada untuk pengembangan kemampuan diri.

Perkembangan informasi dan teknologi saat ini, mewajibkan semua kalangan untuk mengikutinya termasuk pelajar SD – SMA sederajat. Oleh karena itu pihak sekolah harus menyediakan laboratorium komputer untuk mengikuti perkembangannya.Ilmu pengetahuan dan teknologi seharusnya menjadi hal yang tidak terpisahkan dari sekolah. Fasilitas laboratorium komputer menjadi peranan yang sangat penting untuk meningkatkan kuwalitas pendidikan siswa di sekolah.

Menurut widodo (dalam Sumatera ekspres, 2014/10/08; 2) Laboratorium komputer sangat penting, supaya dapat mencari sumber-sumber pelajaran lain dan dapat mengopersaikan komputer khususnya untuk sekolah yang berada dikawasan terpencil.

Saat ini fasilitas laboratorium sekolah tidak merata masih banyak sekolah yang memiliki fasilitas sekolah tidak memenuhi standar, bahkan ada beberapa sekolah yang tidak memiliki saranan dan prasarana laboratorium komputer sekolah sama sekali, Ali (2010). Terkait perbedaan itu, tingkat kemampuan manajemen sekolah antara yang satu dengan yang lainnya. Adanya perbedaan kemampuan manajemen sekolah yang perlu dibedakan dalam perlakuan berimplikasi terhadap dukungan pemerintah agar sekolah yang bersangkutan dapat menerapkan sistem baru. Dengan pertimbangan perbedaan kemampuan sekolah tersebut maka pemerinta daerah berkewajiban melakukan upaya-upaya pemberdayaan bagi sekolah yang berkemampuan manajemen kurang. Sehingga sarana dan prasarana laboratorium komputer sekolah secara bertahap dapat terpenuhi.

Sarana komputer yang memadai dan bermutu sebagai salah satu komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Karena dengan sarana pendidikan yang lengkap dan bermutu kualitas pembelajaran akan semakin baik, dan motivasi belajar siswa akan meningkat. Hal itu akan berakibat meningkatnya daya serap yang pada akhirnya akan berpengaruh pada peningkatan mutu pendidikan,Daryani(2008).

Penggunaan komputer dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru,membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar ,dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. jika komputer di sambungkan dengan internet maka siswa dengan mudah mencarai informasi tentang tugas-tugas siswa dan sebagai sumber tambahan pelajaran yang belum di mengerti di sekolah.
.
B. Pembahasan.

1. Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK)

Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat. Saatini teknologi telah digunakan pada hampir disetiap kehidupan. Pelaksanaan program suatu lembaga juga tidak dapatdilepaskan dari pemanfaatan teknologi. Pendidikan dituntut untukmenyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Keberadaan komputer di sekolah sudah menjadi suatu kebutuhan,namun yang lebih penting adalah pemanfaatan teknologi informasi tersebut.

Tujuan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara umum yaitu agar siswa memahami alat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara umum termasuk komputer (computer literate) dan memahami informasi (information literate). Artinya siswa mengenal istilah-istilah yang digunakan pada Teknologi Informasi dan Komunikasi dan pada komputer yang umum digunakan. Siswa juga menyadari keunggulan dan keterbatasan komputer, serta dapat menggunakan komputer secara optimal. Disamping itu memahami bagaimana dan dimana informasi dapat diperoleh, bagaimana cara mengemas/mengolah informasi dan bagaimana cara mengkomunikasikannya. Secara khusus, tujuan mempelajari teknologi informasi dan komunikasi, Nurohman (2011) adalah:
  1. Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat
  2. Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
  3. Mengembangkan kompetensi siswa dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam aspek kehidupan sehari-hari.
  4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, dan terampil dalam berkomunikasi, mengorganisasi informasi, belajar, dan bekerjasama.
  5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung-jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah.
Berbanding terbalik dalam kurikulum 2013, mata pelajaran TIK ditiadakan dari struktur kurikulum dengan berbagai alasan seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. Maka ini menjadi pro dan kontra terhadap kebutuhan TIK dan tidak sesuai dengan perkembangan teknologi yang semakin maju saat ini.Di dalam dunia pendidikan perlu adanya akses penunjang khususnya dibidang teknolongi informasi yang sangat berguna untuk meningkat pendidikan dinegara kita, dengan teknologi informasi semua sistem pendidikan segalanya bisa menjadi lebih mudah. Oleh karena itu kita menguasai teknologi untuk menunjang pendidikan agar tidak ketinggalan dengan majunya pendidikan di negara lain yang mungkin negara kita bisa dikatakan masih jauh ketinggalan dengan negara lain terutama dalam hal teknologi informasi.

2.  Laboratorium komputer sekolah

Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui metode praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana siswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari jadi suatu laboratorium sekolah mempunyai peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan mutu serta system pengajaran.

Kata laboratorium merupakan bentuk serapan dari bahasa Belanda dengan bentuk asalnya laboratorium Jumariam (dalam Ali 2010)dalam kamus umum bahasa indonesia   laboratorium diartikan sebagai tempat mengadakan percobaan (penyelidikan dan sebagainya).

Menurut Soejitno (dalam Daryani, 2012) laboratorium dapat diartikan dalam bermacam- macam segi, yaitu :
  1. Laboratorium dapat merupakan wadah, yaitu tempat, gedung, ruang dengan segala macam peralatan yang diperlukan untuk kegiatan ilmiah. Dalam hal ini laboratorium dilihat sebagai perangkat keras (hard ware).
  2. Laboratorium dapat merupakan sarana media dimana dilakukan kegiatan belajar mengajar. Dalam pengertian ini laboratorium dilihat sebagai perangkat lunaknya (soft ware).
  3. Laboratorium dapat diartikan sebagai pusat kegiatan ilmiah untuk menemukan kebenaran ilmiah dan penerapannya.
  4. Laboratorium dapat diartikan sebagai pusat inovasi. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sebuah laboratorium diadakanlah kegiatan ilmiah, eksperimentasi sehingga terdapat penemuan-penemuan baru, cara-cara kerja, dan sebagainya.
  5. Dilihat dari segi “clientele” maka laboratorium merupakan tempat dimana dosen, mahasiswa, guru, siswa, dan orang lain melaksanakan kegiatan kerja ilmiah dalam rangka kegiatan belajar mengajar.
  6. Dilihat dari segi kerjanya laboratorium merupakan tempat dimana dilakukan kegiatan kerja untuk menghasilkan sesuatu. Dalam hal demikian ini dalam bidang teknik laboratorium, di sini dapat diartikan sebagai bengkel kerja (work shop).
  7. Dilihat dari segi hasil yang diperoleh maka laboratorium dengan segala sarana dan prasarana yang dimiliki dapat merupakan dan berfungsi sebagai Pusat Sumber Belajar (PSB).
Menurut Donald H.Saders Komputer merupakan suatu system elektronik yang dapat memanipulasi data dengan cepat dan tepat serta dirancang dan diorganisasikan secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang sudah tersimpan di dalam sebuah memory.
Menurut Gordon B. Davis Komputer adalah merupakan tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti. Sedangkan Menurut Robert H. Bilssmer Komputer adalah merupakan suatu alat elektronik yang bisa melakukan serangkaian tugas yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan intruksi yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, serta menyediakan output dalam bentuk informasi, Iqbal (2012).

Dari penjelasan di atas maka Laboratorium Komputer merupakan salah satu komponen instrumental input dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang efektif yang urgensinya sangat dominan dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan teknologi pada umumnya yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan mutu lulusan yang optimal.

Berdasarkan Permendiknas No. 24 Tahun 2007,  laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan  komunikasi.  Setiap laboratorium komputer harus memenuhi berbagai persyaratan atau  standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
  1. Ruang laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombongan belajar yang  bekerja dalam kelompok @ 2 orang.Konsekuensi dari persyaratan ini adalah bahwa sekolah harus mengatur jumlah rombongan belajar agar disesuaikan dengan jumlah komputer yang ada di laboratorium. 1 komputer hanya diperbolehkan digunakan maksimum oleh 2 siswa.
  2. Rasio minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik. Laboratorium komputer harus mempunya luas ruang yang cukup untuk menampung seluruh siswa dalam rombongan belajar. 1 siswa minimal harus dapat mempunyai ruang 2 m2.
  3. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium komputer 30 m2
  4. Luas minimal sebuah laboratorium adalah 30 m2 jika jumlah siswa dalam satu rombongan belajar kurang dari 15.
  5. Lebar minimum ruang laboratorium komputer Laboratorium komputer harus didesain untuk dapat dijadikan sebagai tempat belajar siswa dengan nyaman. Lebar minimal dari Laboratorium komputer adalah 5 m. Walaupun luasnya mencukupi, laboratorium komputer tidak boleh mempunyai bentuk memanjang seperti gerbong kereta api, melainkan harus proporsional antara panjang dan lebarnya
  6. Ruang laboratorium adalah ruang untuk pembelajaran secara praktek yang memerlukan peralatan khusus berupa seperangkat komputer dan peralatan pendukungnya.Tata letak komputer perlu didesain agar proses pembelajaran dapat berjalan.
2.1 Peralatan Laboratorium Komputer

Selain masalah ruang dan tata letak, Permendiknas No 24 Tahun 2007 juga mengatur  masalah perabot yang harus ada di sebuah laboratorium komputer. Peralatan-peralatan yang harus ada di laboratorium komputer dapat dijelaskan pada tabel sebagai berikut:
  1. Perabot Laboratorium Komputer
Perabot yang harus ada di laboratorium komputer terdiri dari 4 item yaitu: Meja siswa, kursi siswa, meja guru dan kursi guru, Ali (2010). Spesifikasi dan jumlahnya diatur secara jelas pada tabel berikut;

No Jenis Rasio Deskripsi
1.1 Kursi peserta didik 1 Buah/Peserta didik
  • Kuat, stabil, aman dan mudah dipindahkan oleh perserta didik.
  • Ukuran memadai untuk duduk dengan nyaman.
  • Desain dudukan dan sandaran membuat peserta didik nyaman belajar.
1.2 Meja 1 Buah/2Peserta didik
  • Kuat, stabil, dan aman.
  • Ukuran memadai untuk menampung 1 unit komputer dan peserta didik bekerja berdua
  • Jika CPU diletakan dibawah meja, maka harus mempunyai dudukan minimum setinggi 15 cm. Kaki peserta didik dapat masuk ke bawah meja dengan nyaman
1.3 Kursi Guru 1 Buah/ Guru
  • Kuat, stabil, aman, dan mudah di pindahkan.
  • Ukuran kursi memadai untuk duduk dengan nyaman.
1.4 Meja Guru 1 Buah/ Guru
  • Kuat, stabil, aman dan mudah dipindahkan.
  • Ukuran memadai untuk bekerja dengan nyaman.
      2. Peralatan Pendidikan
Peralatan pendidikan yang harus ada di laboratorium secara lengkap dapat dilihat pada tabel berikut ini ;

2 Peralatan Pendidikan Rasio Deskripsi
2.1 Komputer 1 Unit / 2 peserta didik ditambah 1 unit Guru Mendukung pengunaan multimedia.
Ukuran Monitor Minimum 15”.
2.2 Printer 1 unit/lab
2.3 Scanner 1 unit/lab
2.4 Titik akses internet 1 unit/lab Berupa salaran telpon atau nirkabel
2.5 LAN Sesuai banyak Komputer Dapat berfungsi dengan baik.
2.6 Stabilizer Sesuai banyak Komputer Setiap komputer terhubung dengan stabiliser
2.7 Modul Praktek 1 Set / Komputer Terdiri dari sistem operasi, pengolah kata, pengolah angka, dan pengolah gambar
      3. Media Pendidikan

Selain perabot dan peralatan pendidikan, laboratorium komputer juga harus memenuhi media pendidikan yang secara lengkap dapat dilihat pada tabel berikut ini;

3 Peralatan Pendidikan Rasio Deskripsi
3.1 Papan tulis 1 buah /Lab Ukuran minimum 90 cm x 200 cm.
Ditempatakan pada posisi yang memungkinkan seluru peserta didik melihatnya dengan jelas.
4 Peralatan Pendidikan Rasio Deskripsi
4.1 Kotak Kontak Sesuai banyak komputer. Ukuran minimum 90 cm x 200 cm.
Ditempatakan pada posisi yang memungkinkan seluru peserta didik melihatnya dengan jelas.
4.2 Tempat Sampah 1 buah /lab
4.3 Jam Dinding 1 buah /lab

3.  Manfaat laboratorium komputer sekolah sebagai penunjang proses pembelajaran

Salah satu komponen yang sangat menentukan dalam upaya optimalisasi Teknologi Imformasi dan Komunikasi (TIK) sebagai alat bantu pembelajaran adalah keberadaan Laboratorium Komputer. Laboratorium komputer, sebagaimana yang diatur dalam Permendiknas No 24 Tahun 2007 tentang standar sarana dan prasarana sekolah, berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, kita juga memanfaatkan laboratorium komputer untuk membantu proses pembelajaran di berbagai bidang ilmu, bukan hanya TIK, namun juga IPA, IPS, Bahasa dan sebagainya.
Proses pembelajaran menggunakan laboratorium dapat, Daryani (2008): (1) siswa dan guru terlibat dalam menyampaikan konsep berbasis pada penyelidikan, penemuan dan percobaan ; (2) siswa dan guru terlibat dalam mengaitkan konsep yang dibahas dengan kehidupan sehari-hari ; (3) siswa dan guru terlibat dan dapat memberi tugas yang berorientasi pada pengelompokan siswa; (4) siswa dan guru terlibat serta dapat menciptakan model-model pembelajaran untuk memperkuat pemahaman konsep.
Adapun tujuan pemanfaatan laboratorium komputer sekolah antara lain:

Secara umum penggunaan alat laboratorium Komputer berfungsi sebagai salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan dan penciptaan operasi yang efektif dalam membimbing dan mendorong serta membantu peserta didik dalam penyelenggarakan pendidikan yang lebih bermutu dan ketercapaian lulusan yang bermutu.

Adapun pemanfaatan komputer secara khusus adalah:
  1. Komputer diajarkan sebagai salah satu mata pelajaran yang pelaksana-annya dilakukan pada hari efektif, sebagai upaya mempersiapkan peserta didik bersikap melek teknologi yang diperlukan dalam era globalisasi
  2. Komputer meningkatkan mutu peserta didik dalam proses kegiatan belajar mengajar agar mampu menguasai dasar teknologi dalam menghadapi perubahan yang dinamis dalam kehidupannya.
  3. Komputer dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mempelajari informasi baru sekaligus menyeleksi informasi yang bermanfaat bagi pendidikan.
  4. Laboratorium Komputer dapat mengembangkan pengetahuan peserta didik dalam mengimplementasikannya pada mata pelajaran lain.
Berdasarkan pemanfaatan komputer secara umum dan secara khusus di atas diharapkan,  Daryani (2008):
  1. Kemampuan peserta didik dalam memanfaatkan komputer sebagai media pembelajaran.
  2. Meningkatkan pemahaman peserta didik dalam menyamakan persepsi tentang konsep kerangka dasar serta pengetahuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
  3. Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memecahkan persoalan dalam kehidupan nyata.
  4. Menumbuhkan pemikiran yang reklektif serta memelihara keterlibatan aktif para siswa dalam proses belajar mengajar.
  5. Dengan teknologi komputer dasar memberi kesempatan pada peserta didik untuk mengembangkan suatu pandangan yang menyeluruh serta memadukan pengetahuan yang diperoleh dari berbagai disiplin dengan mengabaikan batasan-batasan yang bersifat arti fisial.
  6. Dengan menggunakan laboratorium Komputer sebagai persiapan yang memadai agar dimasa depan dapat berperan dimasyarakat serta sebagai orientasi pendidikan dan pekerjaan dimasa yang akan datang.
  7. Dengan menggunakan laboratorium komputer dapat memberi sumbangan bagi pendidikan secara umum dengan cara memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang sangat diperlukan yang berpusat pada situasi kehidupan nyata.
Di dalam dunia pendidikan peran komputer sangat penting. Peran tersebut meliputi fungsinya sebagai alat untuk melakukan perhitungan (dari yang sederhana sampai yang sangat kompleks), alat perencanaan atau desain, alat analisis data, sebagai pengolah kata (words processor), dan yang akhir-akhir ini sangat pesat kemajuannya adalah sebagai alat komunikasi, kusminarto dan rahayuningsih, (2005: 1). Menurut wulandari (2012)Fungsi laboratorium yaitu sebagai sumber belajar dan mengajar, sebagai metode pengamatan dan metode percobaan, sebagai prasarana pendidikan atau sebagai wadah dalam proses belajar mengajar.

Adapun Rencana pemanfaatan dan pengembangan jangka panjang dan jangka menengah laboratorium komputer sekolah yaitu:

a.    Rencana pemanfaatan dan pengembangan jangka panjang antara lain:
  1. Membantu siswa agar lebih mudah dalam mempelajarai fungsi, prinsip dan cara kerja komputer.
  2. Mengoptimalkan pemnafaatan alat kepada semua peserta didik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
  3. Memelihara, menambah dan mengembangkan alat untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan teknologi.
b.    Rencana pemanfaatan dan pengembangan jangka menengah antara lain:
  1. Jika komputer terhubung dengan internet akan menjadi salah satu sumber belajar sebagai sarana untuk mengakses informasi, sebagai model pembelajaran berwawasan ke depan yang sangat bermanfaat.
  2. Semua peserta didik diharapkan dapat menggunakan alat-alat dan memanfaatkan alata-alat secara optimal serta dapat mengkomunikasikan dengan keadaan nyata.
  3. Dengan penguasaan komputer membantu peserta didik dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah.
  4. Dengan penguasaan komputer membantu peserta didik menvisualisasikan materi-materi pelajaran.
Masalah besar yang masih ada saat ini diantaranya adalah fasilitas dan kemampuan sumber daya manusia. Fasilitas untuk mendukung adanya peralatan yang menunjang pembelajaran dengan menggunakan komputer masih jauh melampaui biaya yang dimiliki pihak sekolah. Tidak semua sekolah mampu menyediakan fasilitas tersebut dengan biaya yang sedikit. Seperti sekolah yang ada di daerah masih banyak Sekolah Dasar yang belum memiliki fasilitas komputer untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Hanya sebagian kecil saja yang memiliki perangkat komputer dalam jumlah banyak dan memiliki laboratorium.

Untuk menangani masalah ini banyak pihak yang terlibat. Pihak yang pertama yaitu pemerintah karena pemerintah bertanggung-jawab untuk kemajuan pendidikan itu sendiri. Seharusnya pemerintah mampu memfasilitasi sarana dan prasarana menunjang untuk kegiatan pembelajaran.  Pemerintah wajib memperhatikan pendidikan terutama untuk di daerah pedalaman atau pelosok. Karena pendidikan membawa dampak yang sangat penting bagi negara.

Pemerintah harus memberikan fasilitas yang menunjang untuk pendidikan.Minimal satu komputer pada setiap sekolah dan maksimalnya pemerintah dapat memfasilitasi ruang laboraturium komputer pada setiap sekolah dengan infokusnya guna pengenalan komputer kepada siswa di daerah terpencil.

     4. PerananLandasan Ekonomi Pendidikan Terhadap Sarana Laboratorium Komputer Sekolah

1. Peran Ekonomi Dalam Pendidikan

Perkembangan ekonomi makro berpengaruh pula dalam bidang pendidikan. Cukup banyak orang kaya sudah mau secara sukarela menjadi bapak angkat agar anak-anak dari orang tidak mampu bisa bersekolah. Perkembangan lain yang menggembirakan di bidang pendidikan adalah terlaksananya sisten ganda dalam pendidikan. Sistem ini bisa berlangsung pada sejumlah pendidikan, yaitu kerja sama antara sekolah dengan pihak usahawan dalam proses belajar mengajar para siswa adalah berkat kesadaran para pemimpin perusahaan atau industri akan pentingnya pendidikan. 

Peranan ekonomi dalam dunia pendidikan cukup menentukan tetapi bukan pemegang peranan utama. Dunia pendidikan adalah lembaga yang berkewajiban mengembangkan individu manusia, sudah tentu pendidikan itu tidak akan membawa peserta didik kearah hidup yang membingungkan, menyusahkan, dan sengsara walaupun bisa mencari uang banyak, Piderta (2007: 246). 

Fungsi ekonomi dalam pendidikan adalah menunjang kelancaran proses pendidikan, disini peran ekonomi dalam sekolah juga merupakan salah satu bagian dari sumber pendidikan yang membuat anak mampu mengembangkan kognisi, afeksi, psikomotor untuk menjadi tenaga kerja yang handal dan mampu menciptakn lapangan kerja sendiri, memiliki etos kerja dan bisa hidup hemat.

 2. Fungsi Produksi dalam Pendidikan

Menurut Pedarta, (2007: 246-247) Fungsi produksi adalah hubungan antara output dengan input. Fungsi produksi dalam pendidikan ini bersumber dari buku Thomas (tt.), yang membagi fungsi produksi menjadi tiga macam, yaitu (1) Fungsi produksi administrator, (2) fungsi produksi psikologi, (3) fungsi produksi ekonomi.
Ø Fungsi Produksi Administrator
Pada fungsi produksi administrator yang dipandang input adalah segala sesuatu yang menjadi wahana dan proses pendidikan. Input yang dimaksud adalah
  1. Prasarana dan sarana belajar, termasuk ruangan kelas.
  2. Perlengkapan belajar, media, dan alat peraga baik di dalam kelas maupun di laboratorium, yang juga dihitung harganya dalam bentuk uang.
  3. Buku-buku dan bentuk material lainnya seperti film, disket dan sebagainya.
  4. Barang-barang habis pakai seperti zat-zat kimia di laboratorium, kapur, kertas, alat tulis.
  5. Waktu guru bekerja dan personalia lainnya yang dipakai dalam memproses peserta didik. 
Dilihat dari fungsi produksi dalam pendidikan di atas, sarana dan prasarana sangat penting karena dibutuhkan. Sarana dan prasarana penididikan dapat berguna untuk menunjang penyelenggaraan proses belajar mengajar, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam suatu lembaga dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Sarana dan prasarana pendidikan adalah salah satu sumber daya yang menjadi tolok ukur mutu sekolah dan perlu peningkatan terus menerus seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup canggih khususnya sarana dan prasarana laboratorium komputer. Dimana Perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Institusi pendidikan yang tidak menerapkan teknologi khususnya komputer ini akan kalah bersaing. Penggunaan komputer pada sekolah-sekolah merupakan satu contoh sekolah untuk meningkatkan kualitas institusinya, karena dengan alat tersebut sebuah sekolah dapat meningkatkan akses, mempercepat proses dan mengurangi administrasi birokrasi konvensional. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat inilah ternyata cukup mempengaruhi tatanan kehidupan manusia di semua sektor. 
Dengan masuknya teknologi informasi khususnya komputer telah banyak merubah tatanan dan peran pendidikan. Sebagai contoh, dahulunya guru merupakan sumber informasi yang utama bagi siswa dengan hadirnya komputer melalui jaringan internet telah membuat guru bukanlah satu-satunya sumber informasi, tapi infomasi dapat diakses dari komputer melalui jaringan internetnya, proses belajar mengajar yang disampaikan secara klasikal dengan metode ceramah yang membosankan. Tapi dengan hadirnya teknologi komputer menyebabkan pembelajaran dapat dilakukan secara individual dan menyenangkan, Waladi (2013). Masih banyak lagi hal yang mengalami perubahan mendasar dengan hadirnya teknologi komputer ini.

 3. Peranan komputer pada belajar mengajar sekolah

Peranan teknologi komputer pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Komputer telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan disemua sektor kehidupan termasuk dalam sektor pendidikan. Komputer telah memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada struktur, operasi, dan manajemen sistem pendidikan dan pembelajaran. Berkat teknologi komputer ini berbagai kemudahan dapat dirasakan dalam proses pembelajaran seperti persentasi mengajar, akses informasi (e-learning) dan pembuatan pembelajaran berbasis komputer. Daryani (2008), Secara garis besar peranan teknologi komputer seperti,
  1. Menggantikan peran manusia. Dalam hal ini, teknologi komputer melakukan otomatis terhadap suatu tugas atau proses.
  2. Teknologi komputer memperkuat peran manusia, yakni dengan menyajikan infomasi terhadap suatu tugas atau proses.
  3. Teknologi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses
4. Dampak Komputer dalam Pembelajaran
Namun bersamaan dengan itu, pemakaian komputer ini juga menyimpan dampak positif maupun dampak negatif. Di sektor pendidikan dan pembelajaran, dengan hadirnya komputer di meja belajar anak dapat menjadikan minat belajar anak menurun jika anak ini tidak ada kontrol atau dibiarkan saja anak bisa menggunakan program komputer yang justru tidak mendidik, bahkan membuat anak malas dan kecanduan sehingga enggan belajar, sebaliknya komputer dapat juga memberikan rangsangan positif dalam meningkatkan motivasi belajar anak, tentunya ini dituntut peran guru atau orang tua dalam mengontrol anak menggunakan komputer, Daryani (2008). Tetapi tidak hanya kontrol dari guru atau orang tua saja yang dapat menjadikan anak memiliki motivasi belajar yang tinggi, dibutuhkan pula pengembanagan program-program komputer yang telah didesain khusus untuk dapat digunakan dalam pembelajaran dengan berbantuan komputer.

C. Penutup

1.    Kesimpulan

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Proses pembelajaran menggunakan laboratorium akan memudahkan perserta didik melaksanakan proses pendidikan dengan mengalami dan mengamati secara langsung sehingga motivasi belajarnya akan meningkat. pembelajaran komputer tidak bisa jika hanya dengan cara teori saja, pembelajaran komputer mengharuskan siswa untuk praktek langsung dengan komputer sehingga memudahkan siswa memahami pelajaran yang diberikan. Teknologi imformasi dan komunikasi saat ini sudah sangat berkembang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi harus diikuti jika tidak maka akan tertinggal. Melihat kemampuan komputer siswa saat ini jauh dari kata memuaskan dalam pengunaannya karana proses pembelajaran komputer sekolah sangat terbatas ini dikarenakan banyak faktor antara lain tidak meratanya laboratorium komputer, fasilitas komputer yang minim, ketiadaan listrik disekolah bahkan kemampuan guru komputer yang terbatas. Diharapkan pemerintah memberikan fasilitas laboratorium komputer kepada sekolah secara bertahap agar setiap sekolah memiliki fasilitas komputer dan dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran sehingga siswa tidak buta teknologi serta memudakan siswa mencari sumber imformasi tentang tugas-tugas siswa dan mencarisebagai sumber tambahan pelajaran yang belum di mengerti di sekolah sehingga proses belajar siswa dapat berjalan dengan baik.

 Daftar pustaka

Ali. Muhamad. (2010). Standar Laboratorium Sekolah. Jurusan Teknik Elektro FT UNY
Iqbal, Andi Muhamad. (2012). Pengertian Komputer Menurut Para Ahli.   http://iqbalinformatikaumi.blogspot.com. Diakses tanggal 09 Oktober 2014.
Kusminarto dan Edia Rahyuningsih. (2005). Komputer dalam Proses  Pembelajaran. Pusat Pengembangan Pendidikan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Kusumah, Wijaya. (2013). Alasan Pelajaran TIK Dihapuskan dalam Kurikulum 2013. http://wijayalabs.com. 
Lestari, Rahmawati Indah. (2013).Landasan Ekonomi  Pendidikan. http://rahmawatiindahlestari.wordpress.com

Murtiyasa. Budi. (2008). Makalah Pemanfaatan Komputer Untuk Belajar:
Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nurohman, Sabar. (2011). Manajemen Laboratorium Komputer di Sekolah.
Staff pengajar dan Kalab Komputer Prodi Pendidikan IPA, FMIPA UNY
Pirdata. Made. (2007). Landasan Pendidikan: Stimulus pendidikan bercorak indonesia. Jakarta: Rineka Cipta..
Sumatera ekspres (08-10-2014), Wajib Miliki Laboratorium Komputer.
Waladi, Fordan Husni (2012). Pemanfaatan Laboratorium Komputer Untuk Kegiatan Belajar Mengajar. Universitas Negeri yogyakarta.
Wulandari, Dewi. (2012). Paper Peran Laboratorium dalam Pembelajaran. http://Paper Peran laboratorium dalam Pembelajaran.htm.

Source : http://sunedisdr.blogspot.com/2014/12/laboratorium-komputer-sekolah.html

Arti dan Perbedaan Low-End, Mid-End, dan High-End pada Smartphone

April 15, 2020 Add Comment

Arti dan Perbedaan Low-End, Mid-End, dan High-End pada Smartphone


Perbedaan dan arti dari Low-End, Mid-End, dan High-End pada smartphone?. Sebuah smartphone tentu memiliki ciri khas yang berbeda, memiliki spesifikasi yang beda pula. Itu semua karena masuk dalam kelas-kelas tersendiri.

Namun, kadang orang tidak tahu smartphone yang dibeli masuk dalam kelas apa. Padahal, dalam smartphone ada beberapa kelas yang berbeda seperti kelas Low-End, Mid-End, High-End, dan kelas Smartphone Flagship. 
Lalu apa perbedaan dan arti Low-End, Mid-End, High-End dan Flagship dalam kelas Smartphone?

Perbedaan dan Arti Low-End, Mid-End, High-End, dan Flagship
Dalam smartphone khususnya Android, sering kali mendengar smartphone kelas Low-End, Mid-End, High-End dan smartphone Flagship. Dalam kelas atau segmen tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda di setiap kelasnya. Perbedaan yang paling mencolok terletak pada spesifikasinya seperti, Prosesor, RAM, Kamera, dan Desain. dalam segi harga, spesifikasi dan fitur juga berbeda dan sangat mempengaruhi kelas dari smartphone itu sendiri.

Dibawah ini perbedaan, arti dan ciri-ciri smartphone kelas Low-End-Mid-End, High-End, dan Flagship
  
Low-End pada Smartphone

Smartphone Low-End adalah Smartphone yang ditujukan untuk kelas pemula, yang tidak berharap pada fitur-fitur canggih. Tetapi, Smartphone kelas Low-End sudah memiliki fitur-fitur dasar seperti Internet, sudah ada kamera depan dan belakang, serta sudah mampu meng-instal Aplikasi populer seperti WA, FB dan lainnya.

Dengan performanya yang standar, tetapi itu tidak jadi masalah, yang terpenting bisa dibuat komunikasi sehari-hari dengan lancar.

Secara garis besar, ciri-ciri Smartphone kelas Low-End adalah sebagai berikut:
  •     Layar ukuran 4-4,5 inchi dengan resolusi standar dan bahan standar (TFT, bukan Super AMOLED ataupun IPS)
  •     Prosesor Dual – Quad Core dengan frekuensi kecil. (Contoh Snapdragon sari 2XX, Mediatek seri MT)
  •     RAM 512-1 GB
  •     Kamera belakang 2-5 MP, kamera depan VGA – 2 MP.
  •     Kualitas bahan rendah
  •     Harga baru berkisar dibawah 1 Jutaan
  •     Mayoritas belum mendukung jaringan 4G LTE

Mid-End Pada Kelas Smartphone

Sekarang ke kelas Mid-End. Arti dari Mid-End pada smartphone yaitu kelas menengah, pada segmen ponsel Mid-End ini sudah dibekali dengan fitur-fitur canggih dan spesifikasi yang cukup oke. Kelas Mid-End sangat populer di negara berkembang, salah satunya di Indonesia.

Dengan harga di kisaran 5 Jutaan kebawah, ponsel kelas Mid-End ini lebih laris daripada smartphone kelas Low-End, High-End, apalagi Flagship.

Secara umum, inilah ciri-ciri smarphone kelas Mid-End
  •     Layar sudah menggunakan IPS, sebagian juga sudah memakai tipe AMOLED
  •     RAM sudah cukup besar, minimal 3GB, saat ini banyak yang sudah dibekali RAM 4-6GB
  •     Memori Internal sudah cukup besar, minimal 64GB
  •     Prosesor juga sudah lumayan oke, minimal Snapdragon 6xx atau Mediatek seri P
  •     Kamera belakang sudah sangat bagus minimal beresolusi 32MP
  •     Kamera depan juga sangat keren minimal beresolusi 16MP
  •     semua sudah suport jaringan 4G LTE
  •     Desain cukup mewah
High-End pada Smartphone

Arti High-End pada kelas smartphone yaitu Smartphone yang memang ditujukan bagi mereka yang menyukai fitur-fitur canggih, serta menginginkan desain yang mewah. Smartphone kelas High-End merupakan ponsel kelas atas yang memang memiliki fitur terbaik dan terbaru.

Di harga kisaran 7 Jutaan ke atas, ponsel ini memiliki spesifikasi yang sangat canggih. Kebanyakan mereka yang memakai smartphone kelas atas ini mereka yang memang menyukai game Online dan fotografi. Karena di dalam segmen ponsel High-End performa jeroannya sudah sangat mumpuni.

Di dalam kelas High-End ini, ciri-cirinya mudah sekali di ketahui. Asalkan smartphone tersebut memiliki spesifikasi di atas kelas Mid-End maka itu termasuk smartphone kelas High-End.
 
Smartphone Flagship

Nah, kalau yang sudah ber label kan Flagship, pasti Hp tersebut miliki orang kaya. Karena dalam kelas Smartphone, kelas Flagship merupakan kelas yang tertinggi.

Harga smartphone Flagship kebanyakan di atas Rp. 10 Jutaan. Tapi, dengan harga segitu setara dengan apa yang di dapatkan. Seperti contoh kebanyakan ponsel Flagship sudah dibekali spesifikasi prosessor Snapdragon 855+ sampai 865, Kamera super bening dan desain super mewah, serta sudah suport jaringan 5G.

Untuk ciri-ciri smartphone Flagship tidak perlu lagi di bahas, karena jika ponsel kamu harga barunya di atas 10 Juta maka itu termasuk smartphone kelas Flagship. Sebagai contoh Samsung seri Galaxy S10 dan di atas nya.


Kelas Maya – Pengertian, Jenis, Tujuan, Fungsi, dan Contoh

April 05, 2020 Add Comment
Kelas Maya – Pengertian, Jenis, Tujuan, Fungsi, dan Contoh

Kelas Maya – Kelas Maya merupakan lingkungan belajar yang diadakan tanpa tatap muka secara langsung antara pengajar dengan pelajar atau siswa. Untuk lebih lengkapnya simaklah pembahasan kami mengenai Materi Kelas Maya mulai dari Pengertian, Jenis, Tujuan, Fungsi, Manfaat, Komponen Pendukung, Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh Kelas Maya di bawah ini.

Pengertian Kelas Maya

Kelas Maya merupakan lingkungan belajar yang diadakan tanpa tatap muka secara langsung antara pengajar dengan pelajar atau siswa.

Dimana pengajar (Guru) menyediakan bahan-bahan ajar dalam konten digital yang dapat diakses, disimpan, dan dibagikan melalui internet yang mana dengan demikian dapat diakses kapan saja dan dimana saja.
Jenis-Jenis Kelas Maya

Secara umum, perangkat lunak (Software) yang mendukung kelas maya mempunyai basis web, Nah, dibawah ini merupakan jenis-jenis kelas maya diantaranya yaitu :

1. Learning Management System (LMS)

Learning Management System (LMS) yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk perencanaan, pengiriman serta pengolahan kegiatan pembelajaran. Selain itu, bermanfaat untuk kebutuhan dokumentasi, laporan kegiatan administrasi, dan materi.

Yang semuanya itu berjalan dengan menggunakan internet, aplikasi Learning Management System dibedakan menjadi 2 macam yaitu:
  •  Learning Management System proprietary, seperti Saba Software, Apex Learning,   IntraLearn, SAP Enterprise Learning dan Blackbord.
  •  Learning Management System proprietary open source, seperti Atutor, Dokeos, dotLRN, Freesyle Learning, Moodle, OpenACS, OpenUSS, Sakai, Spaghetti Learning, ILIAS, LON-CAPA, dan Moodle,

2. Learning Content Management System (LCMS)

Learning Content Management System (LCMS) adalah pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS memiliki fungsi yakni untuk membuat, memperharui, melakukan publikasi maupun pengelolaan isi dari suatu sistem yang terorganisir di internet.

LCMS juga digunakan untuk melakukan pengawasan, perincian, penyediaan dan melakukan publikasi dokumen secara spesifik, contohnya seperti artikel, panduan dan lain sebagainya. LCMS ini bisa di isi dengan fil komputer yang dalam bentuk gambar, video, audio, dokumen elektronik dan isi website. Contoh dari LCMS yakni seperti lain e-doceo solutions.

3. Social Learning Network (SLN)

Social Learning Network (SLN) adalah pengembangan lebih lanjut setelah LMS & LCMS. Social Learning Network digunakan sebagai pembelajaran yang lebih luas dari kelompok belajar karena memakai jejaring sosial media.

Sebab sekelas sosial yang lebih besar maka kemungkinan akan mengakibatkan perubahan sikap dan perilaku para peserta meskipun tidak semuanya. Contoh aplikasi “SLN” yaitu Edmodo.
Tujuan Kelas Maya

Tujuan dari kelas maya yakni antara lain :
  •  Membuat pembelajaran yang bisa berlangsung kapan saja dan dimana saja dengan menghemat waktu dan biayadengan kata lain memudahkan para pelajar.
  • Meningkatkan keterampilan pemakaian teknologi IT menjadi lebih kreatif dan menambah minat belajar.
  •  Memaksimalkan kemampuan seseorang walaupun diluar kelas langsung/tatap muka.

Fungsi & Manfaat Kelas Maya

Berikut ini adalah Fungsi dan manfaat dari kelas maya antara lain :
  •     Menambah atau melakukan pengayaan pembelajaran (supplement).
  •     Mengganti sebagian pembelajaran (complement).
  •     Mengganti semua pembelajaran (replacement)
Adapun manfaatnya yakni :
  •     Materi yang lebih luas dan banyak, dapat memudahkan pelajar.
  •     Proses belajar sesusai dengan kebutuhan.
  •     Menyingkat waktu
  •     Mengurangi belajar bergantung dengan buku dan lebih relevan dengan dunia luar. Dll.
Komponen Pendukung Kelas Maya

Di bawah ini adalah 5 komponen dibawah ini untuk mendukung kelas maya agar dapat berjalan dengan baik, komponen tersebut diantaranya :
  •  Jaringan internet, karena ini hal yang terpenting kelas maya tidak bisa berjalan tanpa internet, jadi ketersediaan internet merupakan hal yang harus ada.
  •  Konten untuk pembelajaran, Karena proses pembelajaran dilakukan tanpa tatap muka atau tidak secara langsung, maka guru harus memberikan materi “konten” untuk siswanya.
  •  Perangkat keras, berupa komputer, laptop, maupun smartphone.
  •  Perangkat lunak, seperti LMS, LCMS dan SLN seperti yang di jelaskan di atas tadi.
  •  Strategi komunikasi, mengenai hal bagaimana siswa mengikuti pembelajaran, mengerjakan tugas serta mengikuti ujian.
Kelebihan dan Kekurangan Kelas Maya

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurang dari kelas maya, yaitu :
Kelebihan Kelas Maya

Terdapat beberapa kelebihan dalam pembelajaran melalui kelas maya, yakni diantaranya :
  1.  Proses pembelajaran lebih menarik karena interaktif dan fleksibel dibandingkan dengan media lainnya.
  2.  Pengguna tidak terikat oleh tempat dan waktu, sehingga lebih santai.
  3.  Siswa akan lebih aktif mempelajari materi yang disampaikan oleh guru melalui website.
  4.  Pembelajaran dapat dilaksanakan kapan dan dimana saja.
Kekurangan Kelas Maya

Dibalik kelebihannya yang banyak, tentunya ada beberapa kekurangan. Kekurangan kelas maya yaitu diantaranya:
  1.  Siswa dan guru harus memiliki koneksi internet karena kelas maya berbasis web. selain itu, terkadang siswa lebih asik bermain internet dibandingkan belajar materi yang disampaikan.
  2.  Proses belajar yang secara individual (sendiri), sehingga dapat mengurangi pembelajaran sosial antar siswa.
  3.  Jika siswakurang berhati-hati kemudian terjadi kesalahan materi maka akan berdampak pada pengetahuan yang didapat siswa tersebut.
  4.  Untuk anak Sekolah Dasar (SD) penggunaan internet yang kurang proporsional dapat mengakibatkan penurunan kemampuan bersifat manual seperti menulis, menghitung, serta menggambar.
  5.  Membutuhkan spesifikasi Perangkat Keras (Hardware), Perangkat lunak (Software) dan jaringan internet yang memadai.

Contoh Kelas Maya

Contoh penerapan kelas maya yang paling populer yaitu Edmodo. Edmodo adalah salah satu jenis Sosial Learning Network yang beredar di www.edmodo.com



Berbagai fitur di edmodo yang terkenal dan sangat mudah digunakan antara lain:
  •     Kelas maya dengan system Closed Group Collaboration, hanya yang memiliki kode grup baru dapat mengikuti kelas.
  •     Evaluasi pembelajaran.
  •     Dapat diawasi juga oleh orang tua siswa.
  •     Komunikasi memakai model media sosial.
  •     Manajemen konten pembelajaran.






Source : Materibelajar

Sejarah dan Perkembangan Humas (Hubungan Masyarakat) Di Dunia

April 05, 2020 Add Comment
Sejarah Perkembangan Hubungan Masyarakat di Dunia

Hubungan Masyarakat adalah usaha yang di rencanakan dengan terus menerus dan dengan sengaja untuk membangun dan mempertahankan hubungan timbal balik antar organisasi dan masyarakat dengan kata lain Public Relations atau Hubungan Masyarakat digunakan untuk menjalin komunikasi. Proses Public Relations juga dapat di diskripsikan sebagai;
  1.     Penelitisn (Research)
  2.     Perencanaan (Plannig)
  3.     Tindakan (Action)
  4.     Evaluasi (Evaluation)
Jadi, Seperti itulah proses yang terjadi dalam perkembangan Hubungan Masyarakat di Dunia. Dalam sejarahnya Humas ialah teknik menguat dengan adanya kegiatan yang di pelopori oleh Ivy L.Lee di tahun 1906 yang berhasil menanggulangi kelumpuhan industri batu bara di Amerika dan karena itu juga kemudian beliau di juluki “The Father Of Public Relations”. Disamping Ivy L.Lee ternyata masih ada beberapa tokoh Humas lainnya seperti;
  1.     Erik Johnson
  2.     Carl Byois
  3.     Verne Bernett
  4.     Arthur W Page.
  5.     paul Garre.
  6.     T.J Ross.
Penemuan tulisan membuat metode persuasi berbeda. Opini Public mulai di pertimbangkan etika di era mesir kuno. Kemudian disaat yang bersamaan Yunani kuno juga mulai melakukan olympiade untuk bertukar opini dan meningkatkan hubungan dengan masyarakat.

Dasar-dasar fungsi Hubungan masyarakat di temukan saat Revolusi Amerika. Pada dasarnya masing-masing periode perkembangan memiliki perbedaan dalam strategi mempengaruhi public, menciptakan opini public demi perkembangan organisasinya. Meskipun begitu sebenarnya konsep hubungan masyarakat di Amerika sudah ada sejak tahun 1850. Hubungan masyarakat sebenarnya adalah landasan bagi masyarakat untuk saling memberi informasi, membujuk, serta mengintegrasikannya. Sejarah Hubungan di Dunia terbagi dalam beberapa periode,  yaitu;

   1. Hubungan Masyarakat sebagai periode kegiatan yang tidak terorganisir ( Periode tahun 1700 – 1800 )
 
Periode dimana Hubungan Masyarakat muncul dalam bentuk kegiatan yang tidak terorganisasi dengan baik, dimana pada saat itu banyak diwarnai dengan kegiatan penyatuan pendapat rakyat umum untuk kemerdekaan atau kebebasan dari perbudakan dan sistem kolonialisme yang melanda dunia. Kegiatan diisi dengan acara yang sederhana, yaitu penyelenggaraan pidato, pertemuan dan korespondensi antarindividu. Banyaknya deklarasi kemerdekan membuat periode ini disebut juga dengan periode “Public of Independence”

    2. Periode tahun 1801 – 1865 ( Hubungan Masyarakat periode kegiatan yang terorganisir)
 
Seiring dengan perkembangan bidang industri, keuangan, perdagangan dan juga teknologi. Kegiatan hubungan masyarakat mulai terorganisasi dengan baik, hal ini terlihat dari Pesatnya perkembangan hubungan perdagangan lokal, nasional maupun internasional. Periode ini disebut masa “Public Relation of expansion” karena keberhasilankegiatan hubungan masyrakat dan pers yang mengkampanyekan anti perbudakan di kawasan Eropa, Amerika, dan negara-negara maju lainnya.

    3. Hubungan Masyarakat Sebagai Profesional ( Periode tahun 1866 – 1900 )  
Pada masa ini, kegiatan hubungan masyarakat berubah bentuk menjadi suatu kegiatan profesional. Hal ini dikarenakan adanya perkembangan dari kemajuan teknologi industri berupa meluasnya penggunaan listrik dan mesin pembakaran  (internal combustion engine). Hubungan masyarakat dimanfaatkan para robber barons (tuan tanah perampok) untuk kegiatan bisnisnya yang menganut asas laissez faire, sistem ekonomi monopoli yang tidak memperdulikan nasib rakyat atau para pekerjanya. Karena itu, Hubungan Masyarakat pada masa ini disebut masa “the public to be damned” periode (1811 – 1900).

    4. Publik diberi Informasi/ diberitahukan ( Periode tahun 1901 – 1919 )
Kegiatan hubungan masyarakat pada masa ini yaitu melakukan investigative reporting untuk melawan para petani, populis, kristiani, sosialis dan serikat buruh yang memprotes keras tindak kejahatan yang dilakukan oleh para usahawan, politisi tidak bermoral serta koruptor. Mereka mengupah para wartawan untuk membalas perlawanan tersebut dengan mempengaruhi atau mengotak-ngatik berita yang dimuat di media massa.

Tercatat dalam sejarah Hubungan Masyarakat. Pada tahun 1906 seorang paktisi dan sekaligus tokoh Hubungan masyarakat Amerika Serikat Ivy Ledbetter Lee, berhasil mengatasi krisis pemogokan massal yang melumpuhkan kegiatan industri pertambangan batu bara dan perusahaan kereta api Pennsylvania Rail Road melalui strategi Manajemen Penanganan dan Pemulihan hubungan masyarakat (strategi Management of Public Relations Handling and Recovery). Dia berkerja sama dengan pihak pers yang mengacu pada Declaration of Principles.

    5. Hubungan Masyarakat dan Periode Saling Pengertian ( Periode tahun 1920 – sekarang )
 
Pada tahun 1923 Hubungan masyarakat dijadikan sebagai bahan studi, pemikiran dan penelitian di perguruan tinggi sebagai sebuah profesi yang baru. Perkembangan sekarang ini menunjukan adanya penyesuaian, perubahan sikap, saling mengerti, saling menghargai dan toleransi di berbagai kalangan organisasi dan publik.

Disamping ini semua sejarah perkembangan Hubungan Masyarakat dapat kita lihat dari beberapa gambaran kronologi seperti berikut ini;

Abad ke-19    : Hubungan masyarakat di Amerika dan Eropa menjadi program studi yang mandiri  didasarkan pada perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi.
1865-1900       : Pada saat itu publik masih dianggap bodoh
1900-1918       : Kemudian publik diberi informasi dan dilayani
1918-1945       : Dan juuga publik diberi pendidikan dan dihargai
1925                 : Di New York, Hubungan Masyarakat sebagai pendidikan tinggi resmi
1928                : Di Belanda memasuki pendidikan tinggi dan minimal di fakultas sebagai mata kuliah wajib.  Disamping itu banyak diadakan kursus-kursus yang bermutu.
1945-1968        : Publik mulai terbuka dan banyak yang mengetahui
1968                : Di Belanda mengalami perkembangan yang pesat. Ke arah ilmiah karena penelitian yang rutin dan dilakuakan secara kontinyu.

Jika di Negara Amerika perkembangannya lebih ke arah bisnis, berikut penjelasannya :

1968-1979       : Publik dikembangkan di beberapa bidang, pendekatan tidak hanya satu aspek saja.
1979-1990       : Internasional memasuki globalisasi dalam perubahan mental dan kualitas
1990              : Perubahan mental, cara pandang, sikap kualitas, pola pikir,dan  pola perilaku secara nasioal/internasional.
   
Membangun kerjasama secara lokal, nasional, maupun secara  internasional.




Source : materibelajar

Apa itu Daring dan Luring

April 01, 2020 Add Comment
Mengenal Daring dan Luring


Dalam Jaringan dan Luar Jaringan

Hal sederhana yang sebenarnya sehari-hari sudah akrab di telinga kita tapi belum kita ketahui karena keterbatasan informasi.daring dan luring ternyata sebenarnya adalah akronim. Daring sendiri sebenarnya merupakan akronim  dari dalam jaringan yang bisa juga diistilahkan dengan online. Sedangkan, luring adalah akronim dari luar jaringan, yang dapat dipadankan juga dengan istilah offline.
Wikipedia : Daring (bahasa Inggris: online) dan luring (bahasa Inggris: offline) memiliki makna tertentu dalam hal teknologi komputer dan telekomunikasi. Secara umum, "online" menunjukkan keadaan terhubung, sementara "offline" menunjukkan keadaan terputus. Daring juga dapat diartikan sebagai suatu keadaan komputer yang dapat saling bertukar informasi karena sudah terhubung ke sebuah internet.

Pengertian Daring

Pada umumnya pengertian daring atau online menyatakan konektifitas atau dalam penggunaan yang biasanya menyatakan segala sesuatu yang berhubungan dengan internet atau World Wide Web menggunakan perangkat tertentu seperti komputer, gadget dan lain-lain.

Online atau Daring (dalam jaringan) juga menyatakan suatu kondisi pada suatu alat perlengkapan atau pada suatu unit fungsional. Dikatakan daring apabila memenuhi salah satu syarat :
  •     Dibawah pengendalian langsung dari alat yang lain.
  •     Dibawah pengendalian langsung dari sebuah sistem.
  •     Tersedia untuk penggunaan segera (real time)
  •     Tersambung pada suatu sistem dalam pengoperasiannya.
  •     Fungsional dan siap melayani

Pengertian Luring

Istilah Luring adalah kependekan dari “luar jaringan” yang merupakan terjemahan bahasa Indonesia untuk istilah bahasa Inggris “offline“.

Istilah luring atau off-line lawan kata dari daring atau online yang biasanya menyatakan segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan internet atau World Wide Web (www).

Penggunaan Daring dan Luring

Bahasa Indonesia sudah memiliki istilah online maupun online yaitu daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan).

Menu Makanan Sehat yang Praktis dan Hemat

March 28, 2020 4 Comments
Menu Makanan Sehat yang Praktis dan Hemat

Berikut ini berbagai menu makanan sehat yang mudah dan praktis, yang bisa Anda coba:

1. Nasi goreng

Nasi goreng sudah tidak asing lagi bagi Anda, bukan? Nasi goreng menjadi menu yang selalu ditawarkan di tempat ma

Sama seperti membuat nasi goreng pada umumnya, namun Anda bisa menambahkan beberapa jenis sayuran, seperti kacang polong, buncis, sawi, wortel, dan tambahan lainnya seperti tahu dan tempe.


2. Sup Sayur

Sup bisa menjadi menu makanan sehat karena dibuat dari berbagai jenis sayuran dan daging ayam. Sayuran ini seperti wortel, kentang, buncis, jagung, daun bawang, sayur kubis. Bila Anda ingin menambah rasa, bahan tambahan lainnya seperti ayam, tahu, dan jamur.

Cara membuat sup ini umumnya sama, namun terdapat bahan yang harus diperhatikan kesehatannya. Anda bisa menumis bawang menggunakan minyak zaitun, karena minyak ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan kaya antioksidan yang dapat menyehatkan jantung.
3. Tempe sambal

Menu makanan sehat sehari-hari ini hampir semua orang pernah mengonsumsinya. Selain murah dan mudah didapatkan, makanan berbahan kacang kedelai ini diketahui sangat menyehatkan. Satu porsi tempe sebanding 3 ons tempe memiliki  160 kalori, 15 gram protein, dan 9 gram lemak. Selain itu, tempe mengandung mineral seperti zat besi, vitamin B, kalsium, kalium dan magnesium.

Membuat tempe sambal cukup mudah, goreng tempe seperti biasa dan buatlah sambal favorit Anda. Sambal yang cukup menyehatkan terbuat dari bahan segar, mulai dari cabai, tomat, bawang. Anda bisa membuatnya tanpa dimasak alias samlal mentah.

4. Sandwich

Menu sehat sehari-hari orang Eropa ini bisa menjadi makanan yang akan membuat aktivitas Anda lebih berenergi. Selain enak dan menyehatkan, sandwich sangat mudah dibuat. Anda hanya menyiapkan dua lembar roti tawar, potongan tomat, selada, mentimun, telur ceplok, mayonaise, dan keju. Pilihan lainnya bisa Anda gunakan ikan, saus, dan telur rebus. Bila ingin sedikit bertekstur, anda bisa memanggang roti terlebih dahulu. Kemudian susun semua bahan hingga menjadi sandwich.

5. Gado-gado

Menu makanan sehat yang satu ini mudah didapatkan dan harganya murah. Bila ragu dengan kebersihan yang dijual di pinggir jalan, Anda bisa membuat gado-gado di rumah. Cara membuat gado-gado cukup mudah, siapkan beberapa macam sayuran yang menyehatkan sepeti tauge, wortel, kubis, kangkung, mentimun, selada, tahu, tempe dan sayuran lainnya yang cocok dijadikan gado-gado. Potong dan rebus semua bahan ini.

Sementara bumbunya, Anda bisa mendapatkan bumbu kacang instan yang banyak tersedia di minimarket hingga supermarket. Bila tidak ada cobek di rumah, anda bisa menggunakan wadah untuk mencampurkan sayuran dengan bumbu kacang. Praktis, bukan?

6. Tumis kangkung

Kangkung adalah jenis sayur-sayuran yang banyak digemari sebagai lauk. Hampir di semua pasar tradisional hingga supermarket menjual menu makanan sehat ini. Tumis kangkung menjadi menu favorit di rumah Anda hingga rumah makan. Selain murah, kangkung memiliki rasa yang lezat dengan tekstur lembut pada daun dan sensasi kriuk di bagian batangnya.

Cara membuat tumis kangkung cukup mudah, anda hanya menyiapkan kanggung, bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, garam, gula, terasi, dan saus tiram. Tumis semua bumbu, masukan kanggung, dan beri sedikit air. Tumis sebentar agar kanggung masih dalam keadaan segar.

7. Sayur bayam

Seperti kangkung, bayam adalah salah satu sayuran yang bisa Anda buat menjadi teman nasi. Harganya yang murah dan banyak tersedia di pasar, bayam juga menyehatkan. menu Makanan sehat ini bisa Anda buat menjadi sayur bayam bening yang menyegarkan.

Cara membuat sayur bayam cukup mudah, Anda hanya perlu meniapkan beberapa ikat baya, bumbu seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, garam, gula, dan dan air. Bila ingin memperkaya rasa, Anda bisa menambahkan jagung manis.

Semua bumbu ditumis, kemudian tambahkan air dan masukkan bayam yang sudah dipotong, biarkan mendidih, namun tidak terlalu lama agar bayam tidak terlalu matang.

8. Tumis tahu

Menu makanan sehat sehari-hari selanjutnya sangat disukai hampir semua orang. Cara memasak tahu yang sehat dengan menumis beberapa bumbu alami, sama halnya seperti membuat tahu kecap hinggga masakahn tahu dengan bumbu lainnya.

Bila ingin praktis, Anda bisa mengukus merebus atau memanggang tahu kemudian menumisnya dengan bumbu. Bumbu alami yang bisa Anda gunakan seperti bawang putih, bawang merah, garam, gula, merica, kunyit, tomat, dan kecap. Kemudian tumis semua bumbu, masukkan tahu yang sudah direbus, aduk sebentar, tumis tahu siap disantap.

9. Panekuk

Pancake atau panekuk memiliki tekstur yang lembut dengan aroma yang menggugah selera dari harum butter dan susu. Menu sehat sehari-hari ini bisa dikonsumsi kapan saja dan ditemani secangkir kopi atau cokelat panas.

Cara membuatnya tentu mudah, pertama siapkan bahan seperti, tepung terigu, telur, susu, butter, jika ingin memperkaya rasa tambahkan sedikit gula atau madu, atau buah-buahan manis yang lebih sehat seperti jeruk, mangga, dan stroberi.

Campur semua bahan hingga menjadi adonan panekuk. Kemudian masak menggunakan wajan kecil. Tambahkan toping buah dan madu di atasnya.

10. Salad buah dan sayur

Campuran salad ini cukup mudah dibuat. Bahan-bahan yang Anda siapkan seperti tomat, alpukat yang mengandung banyak vitamin dan lemak tak jenuh. Tomat mengandung vitamin A, C, dan likopen, sementara alpukat mengandung vitamin E, sehingga campuran keduanya baik untuk kesehatan kulit Anda. Nah, menu makanan sehat ini cocok bagi Anda yang sedang menjalani diet.

11. Smoothies

Smoothies adalah minuman yang terbuat dari buah-buahan dan sayuran yang cocok menjadi menu sehat sehari-hari. Minuman ini memiliki tekstur yang pekat atau lebih kental.

Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat smoothies di antaranya buah-buahan segar, sayuran, sirup gula atau gula pasir, susu tawar cair dan es batu. Anda juga bisa menggunakan yoghurt, Madu, cokelat dan susu kental manis.

Biasanya, minuman ini terbuat dari campurkan berbagai macam buah dan sayuran untuk memperkaya rasa. Caranya sama seperti membuat jus yang diblender, namun kekentalan smoothies berbeda dengan jus. Smoothies memiliki tekstur yang kental.

Selain menu makanan sehat sehari-hari yang telah dijelaskan di atas, berikut ini cara pola makan sehat yang bisa Anda terapkan.

Tips Menerapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi Seimbang

Pola makan sehat memiliki prinsip yang sama namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihannya yang bisa jadi berbeda di setiap orang, yaitu:

1. Pemilihan makanan yang tepat dan bervariasi

Menerapkan pola makan sehat sehari-hari tentu harus beriringan dengan pemilihan bahan makanan yang tepat dan bervariasi. Hal ini akan mendukung asupan gizi yang tetap seimbang dan beragam untuk mendukung kesehatan organ dan sistem tubuh.

2. Porsi bahan makanan yang sesuai kebutuhan tubuh
Sebelum mengetahui contoh menu pola makan sehat yang seimbang dan beragam. Perlu diketahui bahwa masing-masing orang memiliki kebutuhan energi yang berbeda.

Hal ini bergantung dari beberapa hal seperti jenis kelamin, aktivitas fisik, tinggi dan berat badan serta usia. Maka dari itu porsi pola makan sehat tidaklah bisa disamakan antara satu orang dengan orang lainnya.

Contoh Penerapan Pola Makan Sehat dalam Menu Satu Hari

Mempermudah menerapkan pemilihan makanan tepat, bervariasi, dan porsi yang sesuai kebutuhan tubuh, ketahuilah contoh menu yang bisa sangat membantu memberikan gambaran yang cukup mudah. Yuk simak pilihan menu makanan sehat sehari-hari di bawah ini!

Menu makanan di bawah ini adalah menu makan sehat berdasarkan piramida seimbang Mayo Clinic untuk 1200 kkal.

Kebutuhan energi orang dewasa Indoesia berdasarkan Angka Kecukupan Gizi 2013 adalah 2000 kkal ke atas, sehingga porsi menu di bawah ini bisa ditingkatkan menyesuaikan kebutuhan energi harian Anda, di antaranya ;

1. Menu makan pagi:

  •     Satu mangkuk sereal dari whole grain atau 4-5 lembar roti tawar gandum ukuran sedang.
  •     Satu buah pisang ukuran sedang.
  •     Minuman bebas kalori, misalnya teh hijau tanpa gula, air kelapa alami atau air putih.

2. Menu makan siang:

    Salad sayur. Salad untuk menu makan siang yang terdiri dari 5-10 lembar selada, setengah potong bawang bombay, 3-4 sendok makan jamur, satu buah tomat, satu butir telur rebus dan 4 sendok makan keju, baik dalam bentuk parut atau keju leleh, yang rendah lemak.
  •     2-3 lembar roti gandum.
  •     1 ½ sendok teh mentega atau margarin.
  •     4-5 potong besar buah nanas.
  •     Minuman rendah kalori.

3. Menu makan malam:

  •     Makanan berprotein hewani, utamanya ikan sebanyak 50-70 gram yang disajikan dengan satu sendok makan minyak zaitun
  •     Brokoli dan kentang tumbuh yang dibumbu dengan bawang putih
  •     Satu buah bit, disajikan segar atau dibuat jus
  •     Minuman rendah kalori

Menu makanan sehat sehari hari di atas menjadi menu makan utama untuk penerapan pola makan sehat.

Sementara untuk camilannya, Anda bisa mengonsumsi dua buah jenis beri, baik blueberi, blackberi, stroberi atau buah plum sebanyak 2-3 buah bersamaan dengan 8 keping kecil biskuit gandum. Camilan ini bisa Anda konsumsi kapan saja.

Dengan menerapkan menu makan sehat harian yang mirip dengan makanan di atas, Anda tidak hanya menjadi lebih sehat, namun juga berat badan menjadi lebih terkontrol karena asupan makanan yang seimbang.




Source : https://doktersehat.com

Pembelajaran dan Tugas Daring

March 26, 2020 2 Comments
Pembelajaran dan Tugas Daring


Proses pembelajaran daring sebenarnya tidak terlalu rumit asalkan kita sepakati dulu perangkat dab aplikasi apa yang akan digunakan sebagai mediasi pembelajaran. Perangkat sebaik apapun kalau peserta didik tidak mampu maka percuma hal tersebut dilakukan. Edukasi perlu kepada guru dan peserta didik mengenai perangkat dan aplikasi yang mudah untuk digunakan.  


1. Aplikasi Whatsapp

Pembelajaran menggunakan Whatsapp
  •     Buatlah kelompok atau group sesuai kelas masing-masing
  •     Buatlah jadwal pembelajaran.
  •    Membuat kelompok kecil dan buatkan group baru. Tujuannya membuat group kecil adalah agar tidak tumpang tindih antara tulisan kelompok satu dengan tulisan kelompok lainnya waktu berdiskusi
  •     Unggah materi sesuai kompetensi dasar
  •     Guru meminta siswa berdiskusi diruang yang sudah disiapkan
  •     Menampilkan hasil diskusi diruang utama
  •     Kelompok lain memberikan masukan dan saran
  •     Merangkum hasil diskusi
  •     Guru memberikan soal evaluasi
  •    Pada waktu memberikan evaluasi tidak harus pada waktu itu bisa dilakukan pada hari lain. Hasil diskusi sudah bisa digunakan untuk bukti bahwa kita sudah melakukan kegiatan belajar mengajar
  •     Selama proses kegiatan belajar guru selalu memantau perkembangan peserta didik
2. Aplikasi Telegram

Proses kegiatan pembelajaran menggunakan Aplikasi Telegram sama dengan WhatsApp ada sedikit perbedaan

    - Pada Aplikasi Telegram ada fasilitas menyimpan file dinamakan Channel. Channel inilah semua hasil karya siswa berupa hasil diskusi, tugas proyek, tugas portofolio dan individu bisa di simpan disitu.  Chanel Telegram berbasis cloud  file besar tidak akan mempengaruhi memori penyimpanan kita. Berbeda jauh dengan kita menggunakan aplikasi pembelajaran watsapp penyimpanan file akan menambah memori kita secara otomatis kinerja ponsel kita akan lambat.
   - Pada Aplikasi Telegram dilengkapi dengan pembuatan soal dinamakan manybot. Guru atau fasilitator tidak perlu membuat soal manual tetapi bisa menggunakan aplikasi tersebut dan hasil sudah terkoreksi secara otomatis.
    - Telegram ada fasilitas edit bilamana kita salah dalam menulis kalimat maka bisa kita edit sesuai kehendak kita.

Dua aplikasi sederhana tersebut dapat digunakan oleh guru dalam waktu dekat untuk melakukan proses pembelajaran daring. Setiap guru memposting sesuatu tidak harus berupa tugas tugas berat dikerjakan oleh siswa. Proses pembelajaran tetap harus ada sehingga peserta didik tidak kesulitan dalam mengerjakan tugas tugas diberikan oleh bapak ibu guru.

Setiap melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru harus hadir dan memantau peserta didik. Tujuan guru hadir dalam setiap kegiatan belajar mengajar adalah jika ada peserta didik bertanya dan peserta didik lainnya tidak mampu menjawab maka guru tiada lain solusinya untuk menyelesaikan pertanyaan siswa tersebut.



Source : www.kompasiana.com

Prinsip-prinsip Pembelajaran Guru Pembelajar Moda Daring dan Tatap Muka

March 26, 2020 Add Comment
Prinsip-prinsip Pembelajaran Guru Pembelajar Moda Daring dan Tatap Muka

Guru memiliki tugas, fungsi, dan peran yang penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Supaya dapat melaksanakan tugas, fungsi dan peran tersebut, guru perlu untuk meningkatkan profesionalismenya secara berkelanjutan. Sebagai langkah mengaktualisasikan guru profesional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan program kegiatan Guru Pembelajar (GP). Program GP merupakan kegiatan yang penting bagi pengembangan diri guru. Karena jumlah guru yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia, maka dikembangkan sistem GP secara elektronik

dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang kemudian disebut Guru Pembelajar Moda Daring (dalam jaringan). Dengan penggunaan moda daring ini, diharapkan semua guru peserta dapat secara aktif dalam mengakses sumber belajar, belajar secara individu sesuai kebutuhan, dan dapat saling berbagi pengetahuan/keterampilan dan pengalaman dengan guru lainnya).

Guru Pembelajar Moda daring ini terdiri dari 3 (tiga) model yaitu ; 

GP Moda Daring Penuh-Model 1, GP Moda Daring Penuh-Model 1 hanya melibatkan pengampu dan guru sebagai peserta. Selama proses pembelajaran, peserta dibimbing dan difasilitasi secara daring oleh pengampu.

GP Moda Daring Penuh-Model 2, GP Moda Daring Penuh-Model 2 melibatkan pengampu, mentor, dan peserta.

GP Moda Daring Kombinasi, GP moda daring model ini menggabungkan interaksi antara peserta dengan mentor dan atau pengampu, yang hanya dilakukan secara daring.

Sedangkan pada moda kombinasi ini, peserta melakukan interaksi belajar secara daring dan tatap muka. Interaksi belajar secara daring dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pembelajaran yang telah disiapkan secara elektronik, dan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, sedangkan interaksi tatap muka dilaksanakan bersamaan dengan peserta GP lainnya di pusat belajar (PB) yang telah ditetapkan sesuai dengan SK Penetapan KKG dan difasilitasi oleh seorang mentor.

6 Prinsip Guru Pembelajar Moda Daring Online
  1.     Rumusan tujuan pembelajaran pada setiap modul telah jelas, spesifik, teramati, dan terukur  untuk mengubah perilaku pembelajar.
  2.     Konten di modul telah relevan dengan kebutuhan pembelajar, masyarakat, dunia kerja, atau dunia pendidikan
  3.    Meningkatkan mutu pendidikan yang ditandai dengan pembelajaran lebih aktif dan mutu lulusan yang lebih produktif.
  4.     Efisiensi biaya, tenaga, sumber dan waktu, serta efektivitas program GP.
  5.     Pemerataan dan perluasan kesempatan belajar.
  6.     Pembelajaran yang berkesinambungan dan terus menerus.
Tujuh Prinsip Pelaksanaan Pembelajaran Guru Pembelajar Moda Daring dan Tatap Muka
  1.     Mendorong komunikasi antara peserta dengan mentor dan/atau pengampu.
  2.     Mengembangkan kedekatan dan kerjasama antar peserta
  3.     Mendukung pembelajaran aktif
  4.     Memberikan umpan balik dengan segera
  5.     Penekanan terhadap waktu pengerjaan tugas
  6.     Mengkomunikasikan harapan yang tinggi
  7.     Menghargai berbagai macam bakat dan metode pembelajaran