Pembelajaran dan Tugas Daring

March 26, 2020 0 View
Pembelajaran dan Tugas Daring


Proses pembelajaran daring sebenarnya tidak terlalu rumit asalkan kita sepakati dulu perangkat dab aplikasi apa yang akan digunakan sebagai mediasi pembelajaran. Perangkat sebaik apapun kalau peserta didik tidak mampu maka percuma hal tersebut dilakukan. Edukasi perlu kepada guru dan peserta didik mengenai perangkat dan aplikasi yang mudah untuk digunakan.  


1. Aplikasi Whatsapp

Pembelajaran menggunakan Whatsapp
  •     Buatlah kelompok atau group sesuai kelas masing-masing
  •     Buatlah jadwal pembelajaran.
  •    Membuat kelompok kecil dan buatkan group baru. Tujuannya membuat group kecil adalah agar tidak tumpang tindih antara tulisan kelompok satu dengan tulisan kelompok lainnya waktu berdiskusi
  •     Unggah materi sesuai kompetensi dasar
  •     Guru meminta siswa berdiskusi diruang yang sudah disiapkan
  •     Menampilkan hasil diskusi diruang utama
  •     Kelompok lain memberikan masukan dan saran
  •     Merangkum hasil diskusi
  •     Guru memberikan soal evaluasi
  •    Pada waktu memberikan evaluasi tidak harus pada waktu itu bisa dilakukan pada hari lain. Hasil diskusi sudah bisa digunakan untuk bukti bahwa kita sudah melakukan kegiatan belajar mengajar
  •     Selama proses kegiatan belajar guru selalu memantau perkembangan peserta didik
2. Aplikasi Telegram

Proses kegiatan pembelajaran menggunakan Aplikasi Telegram sama dengan WhatsApp ada sedikit perbedaan

    - Pada Aplikasi Telegram ada fasilitas menyimpan file dinamakan Channel. Channel inilah semua hasil karya siswa berupa hasil diskusi, tugas proyek, tugas portofolio dan individu bisa di simpan disitu.  Chanel Telegram berbasis cloud  file besar tidak akan mempengaruhi memori penyimpanan kita. Berbeda jauh dengan kita menggunakan aplikasi pembelajaran watsapp penyimpanan file akan menambah memori kita secara otomatis kinerja ponsel kita akan lambat.
   - Pada Aplikasi Telegram dilengkapi dengan pembuatan soal dinamakan manybot. Guru atau fasilitator tidak perlu membuat soal manual tetapi bisa menggunakan aplikasi tersebut dan hasil sudah terkoreksi secara otomatis.
    - Telegram ada fasilitas edit bilamana kita salah dalam menulis kalimat maka bisa kita edit sesuai kehendak kita.

Dua aplikasi sederhana tersebut dapat digunakan oleh guru dalam waktu dekat untuk melakukan proses pembelajaran daring. Setiap guru memposting sesuatu tidak harus berupa tugas tugas berat dikerjakan oleh siswa. Proses pembelajaran tetap harus ada sehingga peserta didik tidak kesulitan dalam mengerjakan tugas tugas diberikan oleh bapak ibu guru.

Setiap melakukan kegiatan proses belajar mengajar guru harus hadir dan memantau peserta didik. Tujuan guru hadir dalam setiap kegiatan belajar mengajar adalah jika ada peserta didik bertanya dan peserta didik lainnya tidak mampu menjawab maka guru tiada lain solusinya untuk menyelesaikan pertanyaan siswa tersebut.



Source : www.kompasiana.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
PUBDEKDOK
author
9:25 AM, March 27, 2020 Delete This comment has been removed by the author.
avatar
PUBDEKDOK
author
11:21 AM, March 27, 2020 Delete This comment has been removed by the author.
avatar

Followers